Senin, 22 Juni 2015

Kajian Artikel Ilmiah Berjudul "TaskGenies: Automatically Providing Action Plans Helps People Complete Tasks"

TaskGenies: Automatically Providing Action Plans Helps People Complete Tasks
Pengkaji: Suhendi

ABSTRACT
People complete tasks more quickly when they have concrete plans. However, they often fail to create such action plans. (How) can systems provide these concrete steps automatically? This article demonstrates that these benefits can also be realized when these plans are created by others or reused from similar tasks. Four experiments test these approaches, finding that people indeed complete more tasks when they receive externally-created action plans. To automatically provide plans, we introduce the Genies workflow that combines benefits of crowd wisdom, collaborative refinement, and automation. We demonstrate and evaluate this approach through the TaskGenies system, and introduce an NLP similarity algorithm for reusing plans. We demonstrate that it is possible for people to create action plans for others, and we show that it can be cost effective.

KAJIAN
Kebanyakan orang dapat menyelesaikan tugas lebih cepat ketika mereka mempunyai rencana kerja yang konkrit dan jelas. Beberapa percobaan dan penelitian menemukan bahwa kebanyakan orang yang ditugaskan untuk membuat rencana kerja yang konkret akan menindaklanjuti tugas secara langsung lebih sering dari pada mereka hanya diminta  merumuskan suatu teori tingkat tinggi. Maka dalam artikel ilmiah yang berjudul “TaskGenies: Automatically Providing Action Plans Helps People Complete Tasks” dipaparkan sejumlah metode-metode agar seseorang dapat membuat rencana kerja konkrit mereka sendiri dengan bantuan sebuah sistem yaitu Genie dan dengan memanfaatkan teknik Natural Language Processing (NLP).
Penulis artikel memperkenalkan teknik NLP untuk memanfaatkan pengaruh banyak orang dalam menentukan sebuah rencana kerja. Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa kebanyakan orang akan mengerjakan rencana kerja yang dibuat dan disetujui oleh kebanyakan orang dari pada mengerjakan rencana kerja mereka sendiri. Maka untuk mengembangkan eksperimen tersebut dibuatlah sebuah sistem yang disebut TaskGenie, dimana sistem ini memiliki fungsi yang memanfaatkan pengaruh orang banyak, dan memungkinkan pembaruan rencana oleh pengguna sistem. Dalam sistem TaskGenie berisi 21.000 rencana kerja yang sudah dikumpulkan sebelumnya.
Menggunakan sistem TaskGenie memungkinkan pengguna mengelola tugas-tugas mereka menggunakan antarmuka mobile dan web, dan membuat rencana kerja untuk satu sama lain. Sistem ini dirancang berdasarkan hasil eksperimen. Berikut ini adalah paparan bagaimana tugas dikelola oleh TaskGenie:
-            Terdapat beberapa cara yang efektif untuk memasukkan tugas.
TaskGenie mempunyai tiga cara untuk mengirimkan tugas untuk dimasukkan kealam sistem, pertama dengan mengirimkan ke melalui email ke tasks@taskgenies.com, kedua dengan mengunjungi taskgenies.com/entry dan ketiga dengan mengunjungi my.taskgenies.com dan mengisi daftar tugas yang akan dikerjana.
-            Menerima (rencana baru atau rencana yang sudah ada) secara otomatis.
Pertama sistem akan membandingkan tugas yang dimasukkan dengan tugas yang sudah ada sebelumnya, jika tugas yang dimasukkan sudah ada maka tugas tidak akan dimasukkan ke sistem, dan sistem tidak membuat rencana kerja baru. Jika tidak tugas yang sama maka sistem akan membuat rencana kerja baru. Kemudian jika rencana kerja tersedia maka sistem akan secara otomatis mengirimkan email berisi rencana kerja ke pengguna sistem.
-            NLP mengidentifikasi tugas yang sama dapat digunakan kembali oleh orang lain.
Dengan menciptakan Natural Language Processing, sistem akan dapat mengidentifikasi tugas dan rencana kerja yang dapat digunakan kembali oleh orang lain.
Dalam studi yang dilakukan oleh penulis dapat diketahui bahwa partisipan yang cenderung mengerjakan rencana kerja berdasarkan hasil rencana banyak orang, menyelesaikan tugas mereka secara lebih signifikan dibanding mereka yang mempunyai rencana kerja sendiri, dan mereka yang tidak secara eksplisit membuat rencana kerja sendiri. Selain itu hasil studi terhadap suatu komunitas mengemukakan bahwa satu rencana kerja seseorang dapat membantu melengkapi rencana kerja orang lain. Partisipan dalam sebuah komunitas mengerjakan tugas lebih signifikan dibanding yang yang lain. Dalam studi pertama dan kedua menemukan bukti bahwa tugas dari masing-masing orang dapat membantu melengkapi tugas orang lain. Akan tetapi akan memungkinkan banyak tugas yang sama, maka dari itu dibuatlah metode untuk menggunakan ulang rencana kerja dan tugas yang sudah ada. Seseorang akan dapat menggunakan rencana kerja yang sudah pernah dibuat oleh orang lain, jika tugas memang mirip dengan tugas tersebut.
Namun jika membandingkan semua studi atau pendekatan diatas, dengan hasil pendekatan menggunakan sistem Genie, seseorang akan dapat menyelesaikan tugas jauh lebih signifikan. Studi ini dilakukan dengan merekrut mahasiswa-mahasiswa untuk berperan sebagai partisipan. Dari hasil studi ini ditemukan fakta bahwa tidak ada partisipan yang bisa membuat dua rencana untuk tugas yang sama, tetapi mereka bisa membuat rencana kerja untuk lebih dari satu tugas dalam alur kerja yang sama.

Kesimpulannya, dalam artikel ini menunjukkan bahwa menyediakan rencana kerja secara otomatis dapat membantu seseorang menyelesaikan tugas lebih banyak. Selain itu rencana kerja sangat dibutuhkan terlebih bagi seseorang yang mempunyai jadwal yang padat, agar seseorang dapat lebih bisa mengatur waktu mereka dan mempunyai rencana yang jelas apa yang akan dikerjakan selanjutnya.
Add to Cart

0 komentar:

Posting Komentar