Rabu, 26 Juni 2013

Cara Mencegah Pembobolan ATM



      
Cara Mencegah Pembobolan Kartu ATM

Tips pencegahannya adalah :
1.         Tutuplah tangan kanan Anda dengan tangan, dan rapatkan badan Anda ke layar supaya orang di  belakang tidak bisa melihat nomor PIN Anda.
2.          Ambilah uang di ATM yang ada di dalam atau samping bank atau tempat keramaian.
3.         Sebaiknya hindari mengambil uang di malam hari di ATM (terutama yang tidak terjaga oleh Satpam).
4.         Perhatikan kondisi ATM ketika mengambil, apakah ada ciri-ciri pemasangan alat skimmer atau kamera, kalau Anda curiga, sebaiknya batalkan pengambilan.
5.         Bila kartu Anda tidak keluar setelah pengambilan uang di ATM, laporkan saat itu juga ke bank Anda untuk blokir kartu. Sebaiknya catat nomor telepon pengaduan bank di ponsel Anda mulai sekarang. 
6.         Berhati-hatilah dengan kartu ATM dan nomor PIN.
7.          Simpanlah kartu ATM dengan baik.
8.         Ingatlah nomor PIN
9.         Sering rubahlah nomor PIN
10.     Batasi transaksi pengambilan melalui ATM sesuai kebutuhan anda.
11.     mensetting kartu ATM dengan maksimal transaksi sebesar Rp.5.000.000,-saja.
12.     Jangan tergiur oleh customer service bank yang cantik. Customer service akan menyarankan   kita     berganti kartu dengan transaksi maksimal yang lebih tinggi lagi. Jika tidak perlu jangan ganti dan naikkan transaksi maksimal anda.
13.     Manfaatkan sms/phone banking yang mempunyai fasilitas mengirimkan sms jika ada transaksi  uang masuk dan keluar.
14.      Jika ada penarikan (ataupun penyetoran) minimal sesuai settingan, maka sms dari bank akan dikirim ke handphone kita.
15.     Jika terjadi hal-hal aneh, segeralah lapor ke pihak bank atau memanfaatkan fasilitas telepon 24 jam.
16.     Intinya nomor PIN Anda itu adalah hal terpenting yang mesti Anda jaga, karena kunci sebenarnya untuk bisa akses rekening Anda adalah nomor PIN tersebut.
Jadi, ketika Anda memasukkan nomor PIN, jangan sampai bisa terlihat bahkan oleh Anda sendiri. Hafalkan saja posisi keypad dan tutup dengan tangan, buku, kain atau apapun supaya jangan sampai terlihat. Nomor PIN juga harus Anda jaga jangan sampai ketahuan kalau ketika Anda telepon dan ditanya oleh CS Bank atau ditelepon oleh orang yang tidak dikenal dengan modus undian berhadiah (biasanya yang diminta no PIN phone banking). Ketika Anda belanja menggunakan kartu debit juga ketika memasukkan nomor PIN jangan sampai terlihat. Pokoknya nomor PIN hanya boleh Anda yang tahu sendiri saja.
Ada informasi bahwa kartu yang dijebol penjahat ATM bisa diambil langsung di ATM luar negeri. Memang hal ini bisa saja terjadi dengan adanya teknologi internet, dimana data kartu yang datanya telah dicuri, bisa dikirimkan lewat media e-mail atau disharing langsung. Rekanan penjahat bisa ambil uangnya di ATM berlogo Cirrus atau Alto, jika memang bank Anda ada kerja sama dengan jaringan Internasional tersebut.
Add to Cart

0 komentar:

Posting Komentar